Blora — Suasana Ramadhan di Kabupaten Blora semakin semarak dengan kegiatan Tarawih Keliling (Tarling) yang digelar di Desa Ngampon, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora. Kegiatan yang dirangkaikan dengan santunan Ramadhan bagi warga yang membutuhkan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati bersama Wakil Bupati Blora, Forkopimda, Forkopimcam Jepon, tokoh dan pimpinan organisasi keagamaan.
Acara yang berlangsung khidmat ini juga dihadiri oleh Kepala Kemenag Kabupaten Blora, Ketua DPW LDII Jawa Tengah, serta Ketua DPD LDII Kabupaten Blora, bersama para tokoh agama, perangkat desa, dan ratusan warga Desa Ngampon yang memadati lokasi kegiatan.

Dalam sambutannya, Bupati Blora, Dr. H. Arief Rohman, S.Ip., M.Si menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Tarling yang dinilai mampu mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat. Menurutnya, momentum Ramadhan harus dimanfaatkan untuk memperkuat nilai kebersamaan dan kepedulian sosial.
“Melalui kegiatan Tarawih Keliling ini, kami ingin lebih dekat dengan masyarakat sekaligus memperkuat ukhuwah Islamiyah. Ditambah dengan kegiatan santunan Ramadhan, semoga dapat membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujarnya.

Selain pelaksanaan salat tarawih berjamaah, acara juga diisi dengan penyerahan santunan kepada sejumlah warga kurang mampu, anak yatim, serta lansia di Desa Ngampon. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan kebutuhan masyarakat selama menjalankan ibadah di bulan suci Ramadhan.

Ketua DPW LDII Jawa Tengah Prof. Dr. H. Singgih Tri Sulistyono, M. Hum dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa kegiatan sosial seperti santunan Ramadhan merupakan bagian dari upaya menumbuhkan kepedulian dan semangat berbagi di tengah masyarakat.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga mampu memperkuat nilai gotong royong dan kepedulian sosial antarwarga,” ungkapnya

Kegiatan Tarling Ramadhan di Desa Ngampon berlangsung dengan tertib dan penuh kehangatan. Warga terlihat antusias mengikuti rangkaian acara hingga selesai. Pemerintah Kabupaten Blora berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan di berbagai wilayah sebagai sarana memperkuat hubungan antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat.

Leave a Reply