BLORA – Panitia Pelaksana Ruwah Rosul dan Haul Beganjing menggelar kegiatan Seminar Fiqih Munakahat dalam rangka memperingati Haul ke-12 Al Maghfurlah KMM Imam Muslim Khomsun. Acara ini berlangsung khidmat di Komplek Pondok Pesantren (PP) Al-Muslim, Desa Beganjing, Kecamatan Japah, Kabupaten Blora pada Senin (19/01).

Seminar yang mengusung tema “Sinergi Syariat dan Negara Dalam Mewujudkan Perkawinan yang Sah dan Terlindungi Hukum” ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam kepada masyarakat mengenai integrasi antara hukum agama (fiqih) dan hukum positif di Indonesia terkait pernikahan.

Ketua Panitia, Ust. Kastubi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian besar haul yang rutin dilaksanakan setiap tahun untuk mengenang jasa dan perjuangan almarhum KMM Imam Muslim Khomsun.

“Melalui seminar ini, kami berharap para peserta dapat memahami betapa pentingnya menyelaraskan aturan syariat dengan administrasi negara agar pernikahan tidak hanya sah di mata agama, tetapi juga memiliki kekuatan hukum yang melindungi hak-hak keluarga,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Ketua PC Japah, Muripan, yang turut hadir dan memberikan arahan dalam rangkaian kegiatan tersebut, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif penyelenggaraan seminar ini. Menurutnya, edukasi mengenai Fiqih Munakahat sangat relevan dengan dinamika sosial saat ini.

“Kegiatan seperti ini sangat penting untuk membentengi umat. Dengan sinergi antara ulama dan pemahaman hukum yang baik, kita dapat meminimalisir permasalahan pernikahan di bawah tangan dan memastikan setiap rumah tangga memiliki kepastian hukum,” tutur Muripan.

Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh agama, pengurus organisasi masyarakat seperti perwakilan LDII Kecamatan Japah, serta santri dan masyarakat umum. Selain sebagai sarana edukasi, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi akbar bagi para alumni dan simpatisan Pondok Pesantren Al-Muslim.

Rangkaian Haul ke-12 ini ditutup dengan doa bersama untuk Al Maghfurlah KMM Imam Muslim Khomsun, dengan harapan semangat dakwah yang beliau wariskan dapat terus dilanjutkan oleh generasi penerus di wilayah Blora dan sekitarnya.

Leave a Reply